Friday, November 25, 2011

Silikon (Si)



1.      Keberadaan di alam :


Merupakan unsur peringkat kedua sesudah oksigen pada kulit bumi. Di alam terdapat sebagai pasir kuarsa, SiO2, albit, NaAlSi3O8, Anortif, Ca(AlSiO4), muskavit, KAl2(AlSi3O10)(OH)2.

Peringkat ke-2 terbanyak di kulit bumi setelah oksigen (28%). Terdapat sebagai :

-       Silikia (SiO2) →contoh : pasir, batu api opal/baiduri, kuarsa/bahan pembuat gelas

-       Senyawa silikat (SiO32-) → contoh : tanah liat, mika, asbes.




2.      Pengolahan :


Silikon dihasilkan dengan mereduksi kuarsa dan pasir dengan karbon berkualitas tinggi dengan menggunakan tungku listrik yang bersuhu 3000°C. Silikon dengan kemurnian tinggi dihasilkan dengan reduksi SiHCl3 dengan menggunakan hidrogen. SiHCl3 dihasilkan dengan melakukan hidrokhlorasi silikon berkemurnian rendah diikuti dengan  pemurnian.

SiO2 + 2C → Si + 2CO




3.      Penggunaan :

a.      Bahan bakar pada pembuatan jenis-jenis gelas atau kaca.

b.      Bahan-bahan solar sel.

c.       Sebagai semikonduktor.




4.      Bahaya :


Di masyarakat, kata silikon bukan lagi hal yang tabu terutama di bidang kecantikan. Penggunaan silikon khususnya yang cair sudah di larang oleh pemerintah sejak tahun 1970. Namun hingga kini masih saja terjadi penyalahgunaan penyuntikan untuk tujuan mempercantik bagian tubuh tertentu para wanita. Hal ini di lakukan karena kurangnya pengetahuan terhadap silikon itu sendiri. Penyuntikan silikon cair tidak mengakibatkan kematian, tetapi dapat mengakibatkan kerusakan jaringan yang bersifat permanen. Kerusakan tersebut terjadi karena silikon cair yang disuntikkan langsung ke dalam tubuh seperti sifat cairan umumnya akan mencari tempat yang rendah. Sebagian silikon mungkin berkumpul di tempat- tempat tertentu sehingga membentuk benjolan.

No comments:

Post a Comment